Pengumuman Terbaru :
  •  Polrestabes Surabaya : Tetap Layani ... Baca

  •  Jadwal Pelayanan Bus Polisi Sobo ... Baca

  •  Jadwal Bus Polisi Suroboyo Sobo ... Baca

Penuhi Panggilan Polrestabes Surabaya, Ustaz Yusuf Mansur Tegaskan Tidak Terlibat Kasus Investasi Properti Bodong Berkedok Syariah

Di Publish : 28 Maret 2020    |   Kategori : Reserse Kriminal    |   Dibaca : 46 kali

Polrestabes Surabaya – Ustad Yusuf Mansyur hari ini memenuhi panggilan polisi di Polrestabes Surabaya, Rabu (06/03/2020) setelah tidak hadir pada panggilan sebelumnya. Ia dipanggil sebagai saksi oleh tim penyidik terkait kasus penipuan perumahan syariah PT Cahaya Mentari Pratama.

Ia dipanggil tim penyidik Polrestabes Surabaya untuk dimintai keterangan setelah fotonya terpampang dalam brosur dan  poster yang digunakan untuk memasarkan perumahan syariah multazam Islamic residen.

Pada konferensi pers yang digelar hari ini di Polrestabes Surabaya, dirinya membantah jika ia terlibat urusan bisnis perumahan bodong dengan tersangka. “Tidak pernah ada interaksi apapun, tidak pernah bertemu secara langsung dengan tersangka,” Ujarnya.

Seperti yang telah terjadi sebelumnya, kasus investasi perumahan bodong ini sudah memakan banyak korban. Ada setidaknya 40 orang yang merasa menjadi korban atas kasus ini. Perumahan fiktif ini dipasarkan dengan harga yang terbilang mahal yakni 1 kavling senilai 200-400 juta.

Lokasi yang dijanjikan untuk dibangun menjadi perumahan berada di Jalan Raya Kalanganyar, Sedati, Sidoarjo pun nampak tidak terlihat adanya aktivitas pembangunan. Selain itu, kasus ini juga menyeret nama ustad ternama yaitu Yusuf Mansyur, dari situlah tim penyidik Polrestabes Surabaya memanggilnya untuk dimintai keterangan lebih lanjut atas dugaan ini.

Terkait dengan pencatutan namanya dalam investasi perumahan bodong, ia menegaskan bahwa tidak akan melayangkan gugatan atas pencenamaran nama baik. “saya sudah memaafkan tersangka yang membawa nama saya ke dalam kasus ini,” tambahnya.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho juga mengimbau warga untuk lebih berhati-hati jika ingin berinvestasi atau ingin membeli rumah, jangan mudah tergiur dengan iming-iming bertajuk apapun. “pastikan orangnya jika ingin berinvestasi, cek kebenarannya jika memang ada investasi yang sedang dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” imbuhnya.

Seusai melakukan penyidikan dan menggelar konferensi pers, Ustad Yusuf Mansyur langsung kembali bertolak ke Jakarta pada sore ini, Rabu (06/03/2020). (map/Humas)

FBPOLRESTABES SURABAYA

TWITPOLRESTABES SURABAYA