Pengumuman Terbaru :
  •  Polrestabes Surabaya : Tetap Layani ... Baca

  •  Jadwal Pelayanan Bus Polisi Sobo ... Baca

  •  Jadwal Bus Polisi Suroboyo Sobo ... Baca

Luar Biasa, Polrestabes Surabaya Musnahkan Barang Bukti Narkoba Senilai 70 Miliar

Di Publish : 24 Januari 2021    |   Kategori : Reserse Narkoba    |   Dibaca : 404 kali

PolrestabesSurabaya.com, Surabaya – Polrestabes Surabaya musnahkan barang bukti sebanyak kurang lebih 70 kg sabu senilai kurang lebih Rp 70 miliar. Barang bukti tersebut merupakan hasil tangkapan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya sejak bulan Juni hingga bulan Oktober 2020.

Barang bukti yang diamankan oleh Satresnarkoba Polrestabes Surabaya sebanyak 78, kg 671,15 gram sabu 14,791 butir pil ekstasi, 294,69 serbuk ekstasi, 17,728 Happy Five dan 96,030 butir pil koplo (doble L) dari 25 kasus dan 33 orang tersangka terdiri 30 laki-laki dan 3 orang perempuan.

Semua barang bukti dimusnahkan di halaman Polrestabes Surabaya dan dihadiri Walikota Surabaya yang diwakili Kasat Pol PP dan beberapa Forkopimda Jatim serta tokoh agama, tokoh masyarakat dan beberapa tokoh pemuda lainnya.

“Ini adalah wujud komitemen jajaran Polrestabes Surabaya bekerja sama dengan semua elemen masyarakat baik kawan-kawan dari BNN, kawan-kawan di Narkoba Polda Jatim dan kawan-kawan dari berbagai komponen organisasi masyarakat penggiat anti narkoba yang ada di Jawa Timur khususnya di Kota Surabaya.” Jelas Kawpolrestabes Surabaya, Kombes Pol Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P.

Kombes Pol Johnny Eddizon Isir menambahkan dengan pemusnahan barang bukti ini, pihaknya akan memberikan efek jera terhadap pengedar narkoba. Selain itu, pemusnahan ini juga untuk menguatkan gendrang perang terhadap narkoba, serta mengajak semua elemen masyarakat untuk gotong royong melawan narkoba.

“Sekali lagi genderang dan tabu untuk memerangi narkoba tidak akan pernah dia berhenti selalu kami tabuh.” Tegas Kombes Pol Johnny Eddizon Isir.

Pada kesempatan yang sama Wakasatresnarkoba, AKP Heru Dwi Purnumo menjelaskan penangakapan selama kurang lebih 4 bulan ini merupakan hasil dari pengembangan sebelumnya terutama jaringan Malaysia.

Menurutnya pola penyebaran atau pendistribusian para pengedar ini tentunya menyesesuaikan dengan situasi kondisi sesua dengan perkembangan.

“Salah satu modus itu terungkap mereka akan berubah sesuai dengan perkembangan dari pada situasi dibanding melalui jalur darat, yang selama ini kita amankan itu kebanyakan melalui jalur darat yang dibawa oleh kurir menggunakan angkutan umum terutama bus maupun kereta api.” Tandas AKP Heru Dwi Purnumo.***Humas 

FBPOLRESTABES SURABAYA

TWITPOLRESTABES SURABAYA