Pengumuman Terbaru :
  •  Polrestabes Surabaya : Tetap Layani ... Baca

  •  Jadwal Pelayanan Bus Polisi Sobo ... Baca

  •  Jadwal Bus Polisi Suroboyo Sobo ... Baca

44 Tahun Kesetiaan Kasiman Memilih Polrestabes Surabaya Sebagai Ladang Mencari Nafkah

Di Publish : 12 Oktober 2019    |   Dibaca : 320 kali

Hoofdbureau Surabaya. AG 25 Oktober 2016 : Kasyanto Kasiman (64), warga Ngarboyo Kel. Kepuh Kec. Nguter Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah yang sehari-hari Kontrak di Kawasan Dupak Bandarejo Surabaya merupakan satu-satunya Tukang Sol yang mangkal di Komplek Polrestabes Surabaya.

Sejak tahun 1972 tepatnya tanggal 27 Agustus 1972 dirinya sudah menginjakkan kaki di Kantor Polisi yang pada saat itu masih dikenal dengan nama Hoofdbureau Van Politie Te Soerabaia. Lelaki paruh baya yang sudah memiliki lima cucu ini masih ceria saat ditanya masalah perubahan Kantor Polisi Polrestabes Surabaya masa demi masa.

Kedatangannya ke Surabaya bukan merupakan Kota Pertama yang menjadi sasaran Kasiman mengembara. Sebelumnya dia sudah lebih dulu mencari peruntungan di Ibu Kota Jakarta sebagai seorang penjual Sate. Namun hal itu tidak berlangsung lama, tiga tahun setelahnya Kasiman berhijrah dari Jakarta ke Semarang. Menjadi Karyawan Pabrik Sepatu "Pamus" ia jalani dengan ikhlas. Walaupun hanya 13 hari bekerja, namun pengalaman seputar pembuatan sepatu sudah cukup dikuasainya.

Berbekal pengetahuannya dibidang Sepatu inilah, Kasiman nekat menjual Gelang Emas pemberian orang tuanya untuk membeli seperangkat alat Sol Sepatu sebagai bekal mencari nafkah di Surabaya. Pertama kali tiba di Surabaya Kasiman tinggal di Kawasan Jalan Babadan Surabaya selama beberapa tahun hingga akhirnya beliau pindah di Kawasan Bandarejo hingga sekarang.

Pertama kali masuk ke kawasan Hoofdbureau (sebutan Polrestabes Surabaya saat itu), Kasiman diajak oleh tetangganya yang merupakan salah satu anggota Polisi yang berdinas di Hoofdbureau bernama Mayor Polisi Yono. Beliaulah Polisi yang berjasa mencarikan tempat Kasiman untuk berkarya sebagai seorang tukang Sol di Komplek Kantor Polisi Polrestabes Surabaya hingga saat ini.

Banyak kenangan manis dan pahit selama membantu rekan-rekan anggota Kepolisian dalam hal pembenahan Sepatu. Mulai menjahit, mengganti alas hingga perbaikan tas, serta tempat borgol yang sering dipesan anggota Sabhara maupun Polsek Jajaran yang mampir ke Pos bekas SPBU yang menjadi tempat mangkal Kasiman setiap harinya.

"Rejeki sudah ada yang mengatur mas, jika tidak dari sini (Polrestabes Surabaya) saya kadang menerima jasa pembenahan sepatu di sekitar tempat tinggal / kotrakan saya" ujar Kasiman.

Dari hasil jerih payahnya membenahi sepatu di Komplek Polrestabes Surabaya selama ini, sudah bisa membantu kebutuhan hidup Kasiman bersama Istri dan keempat anaknya. 

"Tinggal di bungsu yang masih kelas dua SMK, ketiga anak saya alhamdulillah sudah berkeluraga dan tinggal di rumahnya masing-masing," ujar Kasiman.

Saat ditanya mengapa memilih profesi Tukang Sol yang ditekuni hingga saat ini, Kasiman menjelaskan bahwa sebelumnya ia sudah bolak-balik ganti profesi mulai dari penjual sate, tukang foto amatir, hingga penjual dawet solo.

"Saya lebih nyaman disini mas, profesi ini lebih cocok buat saya yang buta huruf. Mau kerja dimana lagi, saya sudah tua dan keahlian ini yang saya punya," jelas Kasiman.

Besar kecilnya rejeki yang ia terima selalu disisihkan untuk tabungan anaknya dan sisanya untuk kebutuhan sehari-hari. Tidak muluk-muluk harapan yang dipanjatkan Kasiman, semoga tuhan selalu memberikan kesehatan dan umur panjang sehingga pria yang sudah 44 tahun menjadi Tukang Sol di Komplek Polrestabes Surabaya ini tetap diijinkan untuk beroperasi.

Satu pelajaran yang bisa kita petik dari perjalanan hidup seorang Kasiman. Kesederhanaan dan Kesabaran seseorang itu mengantarkan kepada sebuah kesuksesan. Kejujuran dan Tanggungjawab selalu dipegang teguh menjadi kunci mengapa Kasiman masih bertahan di Komplek Polrestabes Surabaya hingga saat ini. Pantang baginya mengambil sesuatu yang bukan miliknya dan Keikhlasan selalu mengiringi setiap langkahnya untuk mencari nafkah bagi keluarganya.

FBPOLRESTABES SURABAYA

TWITPOLRESTABES SURABAYA